Hubungan Perilaku Higiene dan Air Bersih dengan Kejadian Stunting di Desa To’bia

Authors

  • Miftahuljannah Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Mega Buana Palopo Author

DOI:

https://doi.org/10.62084/ijsph.v2i2.30

Keywords:

Stunting, Perilaku higiene, Air bersih, Balita

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada balita akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang yang terjadi dalam jangka panjang, terutama pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan. Faktor lingkungan seperti perilaku higiene dan akses terhadap air bersih menjadi penentu penting dalam kejadian stunting. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara perilaku higiene dan air bersih dengan kejadian stunting di Desa To’bia Kecamatan Ponrang Selatan Kabupaten Luwu. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 60 responden yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner tertutup dan data sekunder dari Posyandu dan Puskesmas. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara perilaku higiene dengan kejadian stunting (p = 0,003) dan antara air bersih dengan kejadian stunting (p = 0,04). Balita dari keluarga dengan perilaku higiene yang kurang baik dan air bersih yang tidak layak memiliki risiko lebih tinggi mengalami stunting. Kesimpulan: Perilaku higiene dan kualitas air bersih berperan penting dalam pencegahan stunting, sehingga diperlukan edukasi berkelanjutan serta peningkatan akses terhadap air bersih di tingkat rumah tangga.

 

References

Anton, S. S., Dewi, N. M. U. K., & Adiba, I. G. (2023). Kajian Determinan Stunting Pada Anak di Indonesia. Jurnal Yoga Dan Kesehatan, 6(2), 201–217. https://doi.org/10.25078/jyk.v6i2.2907

Kemenkes. (2024). MP-ASI Kaya Protein Hewani Cegah Stunting, 11(1), 1–14. Retrievefromhttp://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED20178ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_SISTEM_PEMBETUNGAN_TERPUSAT_STRATEGI_MELESTAR

Kemenkes RI. (2020). Panduan Praktis panduan EHRA. Retrieved from https://repository.kemkes.go.id/book/56

Kemenkes RI. (2022). Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Stunting Indonesia (RAN-PPASI) 2021-2024. Retrieved from https://stunting.go.id/

Kemenkes RI. (2024). Membentengi anak dari stunting. Mediakom, 167, 20. Retrieved from https://link.kemkes.go.id/mediakom

Kementerian Kesehatan. (2023). Permenkes No. 2 Tahun 2023. Kemenkes Republik Indonesia, (55), 1–175.

Marmot, sir michael. (2015). Social Determinants of Health. Proceedings of the National Academy of Sciences, 3(1), 1–15. Retrieved from http://dx.doi.org/10.1016/j.bpj.2015.06.056%0Ahttps://academic.oup.com/bioinformatics/article-abstract/34/13/2201/4852827%0Ainternal-pdf://semisupervised-3254828305/semisupervised.ppt%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.str.2013.02.005%0Ahttp://dx.doi.org/10.10

Ningsih, Y. (2021). Perilaku Higiene Dengan Kejadian Stunting Siswa Sd Wilayah Kerja Puskesmas Air Beliti Kabupaten Musi Rawas. Universitas Sriwijaya. Retrieved from https://repository.unsri.ac.id/61013/5/RAMA_13101_10012682024040_0024016904_0021117801_01_front_ref.pdf

Oktavia, L., Pamangin, M., Violita, F., & Nurdin, M. A. (2025). Hubungan Perilaku Higiene dan Sanitasi Lingkungan dengan Kejadian Stunting pada Balita di Wilayah Pesisir, 8(3), 441–451.

Pradana, N. V. (2023). Hubungan Antara Personal Higiene, Ketersediaan Air dan Sanitasi Lingkungan dengan Kejadian Stunting. Amerta Nutrition, 7(3), 1–87.

Puskesmas Ponrang Selatan. (2024). DATA BALITA STUNTING PUSKESMAS PONRANG SELATAN, 15(1), 37–48.

Putri, S. I., & Putri, D. J. P. K. H. (2023). Stunting: Kenali faktor penyebabnya. Penerbit Rena Cipta Mandiri.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (Edisi Ke-25). Bandung: Alfabeta.

TPPS, S. (2023). Laporan Tim Percepatan Penurunan Stunting, Provinsi Sulawesi Selatan. Laporan, 1–526.

WHO. (n.d.). Stunting secara singkat. Retrieved from https://www-who-int.translate.goog/news/item/19-11-2015-stunting-in-a-nutshell?_x_tr_sl=en&_x_tr_tl=id&_x_tr_hl=id&_x_tr_pto=sge#:~:text=Stunting is the impaired growth,WHO Child Growth Standards median.

WHO. (2022). World Health Organization. Retrieved from https://www.who.int/data/gho/data/indicators/indicator-details/GHO/gho-jme-stunting-numbers-(in-millions)

WHO. (2024). World Health Organization. Retrieved from https://www.who.int/data/gho/data/themes/topics/joint-child-malnutrition-estimates-unicef-who-wb

Downloads

Published

2026-01-14

How to Cite

Miftahuljannah. (2026). Hubungan Perilaku Higiene dan Air Bersih dengan Kejadian Stunting di Desa To’bia. Indonesian Journal of Science and Public Health, 2(2), 271-282. https://doi.org/10.62084/ijsph.v2i2.30

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.