Hubungan Antioksidan (Polifenol), Vitamin D, danDukungan Sosial terhadap Kejadian DM padaWanita Usia 40-60 Tahun di Wilayah KerjaPuskesmas BungoroHubungan Antioksidan (Polifenol), Vitamin D, danDukungan Sosial terhadap Kejadian DM padaWanita Usia 40-60 Tahun di Wilayah KerjaPuskesmas Bungoro

Authors

  • Aniela Amanda Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.62084/ijsph.v3i1.40

Keywords:

Dukungan Sosial, DM Wanita, Polifenol, Vitamin

Abstract

Data Dinas Kesehatan Prov.Sulawesi Selatan tahun 2020 bahwajumlah penderita DM sebesar 80.788 penderita, dan data dari Dinas Kesehatan Kab. Pangkep tahun 2022 penderita Diabetes Melitus sebesar 3.072 orang. Kejadian Diabetes Melitus pada wanita di Kec. Bungoro sebesar 254 orang. Menjaga kesehatan salah satunya mengonsumsi makanan yang mengandung banyak gizi khususnya polifenol dan Vitamin D. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antioksidan polifenol), vitamin d, dan dukungan sosial terhadap kejadian DM pada wanita usia 40-60 tahun di wilayah kerja puskesmas Bungoro Kab.Pangkep. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional Study dengan jumlah sampel 152 dan penentuan besar sampel menggunakan rumus Lemeshow. Teknik pengambilan sampel dengan cara Non-Probability Sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat, bivariat dan multivariat. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan Antioksidan (Polifenol) ρvalue 0,237 > α (0,05) dan Vitamin D ρvalue 0,816 > α (0,05) terhadap kejadian DM pada wanita usia 40-60 tahun di wilayah kerja puskesmas Bungoro Kab.Pangkep, dan terdapat juga ada hubungan yang signifikan terhadap dukungan sosial terhadap kejadian DM pada wanit ρvalue 0,005 ≤ α (0,05). Berdasarkan hasil penelitian disarankan kepada Masyarakat khususnya yang menderita DM (Diabetes Melitus) untuk lebih meningkatkan kualitas hidupnya, menjaga pola makan serta lebih sering untuk mengontrol gula darahnya.

Author Biography

  • Aniela Amanda, Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia

    Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia

References

Barrerra, M.Jr. & Ainlay, S. . (1983). The structure of Social Support: a Conceptual and Empirical Analysis. 11(2), 133–143. https://doi.org/https://doi.org/10.1002/1520-6629(198304)11:2<133::AID-

DinKes SulSel. (2021). Profil Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan. 154–155.https://apidinkes.sulselprov.go.id/repo/dinkes-PROFIL_20211.pdf

Ganggren pada Pasien Diabetes Melitus di Poli Klinik Endokrin Rumah Sakit Daerah Dr . Zainoel Abidin Banda Aceh Tahun 2017. 2(1), 69–76. http://jurnal.abulyatama.ac.id/index.php/acehmedika/article/download/162/162132

Hanhineva, K., Törrönen, R., Bondia-pons, I., & Pekkinen, J. (2010). Impact of Dietary Polyphenols on Carbohydrate Metabolism. 11(4), 1365–1402.https://doi.org/10.3390/ijms11041365

IDF. (2021). IDF Diabetes Atlas. In Diabetes Research and Clinical Practice (10th ed., Vol. 102, Issue 2). https://doi.org/10.1016/j.diabres.2013.10.

Kemenkes RI. (2018). Info Datin Hari Diabetes Melitus Sedunia Tahun 2018.https://p2ptm.kemkes.go.id/tag/hari-diabetes-sedunia-tahun-2018

Kementerian Kesehatan RI. (2020). Infodatin Tetap Produktif, Cegah, dan Atasi Diabetes Melitus 2020. In Pusat Data dan Informasi Kementerian KesehatanRI (pp. 1–10). https://www.kemkes.go.id/article/view/20120100005/infodatin-tetap-produktif-cegah-dan-atasi-diabetes-melitus-2

Makanan Sumber Vitamin D dan Vitamin C Terhadap Penurunan Glukosa Darah pada Responden Terindikasi Diabetes Mellitus Tipe II. Journal of Islamic Medicine, 5(1), 20–26. https://doi.org/10.18860/jim.v5i1.11433

Martin, T., & Campbell, R. K. (2011). Vitamin D and Diabetes. 24(2), 113–118.https://dorsapharma.com/assets_rtl/pic/fa/download/1593598798.pdf

Maryam, E. (2020). Dukungan Sosial dan Kualitas Hidup pada Penderita Diabetes Mellitus: Studi Meta-Analisis. 13(2), 226–235. https://ejournal.gunadarma.ac.id/index.php/psiko/article/view/3210

Nofrida, A., & Putra, Y. (2018). Hubungan Gaya Hidup dengan Terjadinya

Nurmalya, R., Nuriannisa, F., & Andini, A. (2021). Hubungan Asupan Bahan

Petti, S., & Scully, C. (2009). Polyphenols , Oral Health and Disease : A Review.37(6), 413–423. https://doi.org/10.1016/j.jdent.2009.02.003

Rita, nova. (2018). Hubungan Jenis Kelamin, Olahraga dan Obesitas dengan

Van der Schaft, N., Schoufour, J. D., Nano, J., Kiefte-de Jong, J. C., Muka, T.,Sijbrands, E. J. G., Ikram, M. A., Franco, O. H., & Voortman, T. (2019). Dietary Antioxidant Capacity and Risk of Type 2 Diabetes Mellitus, Prediabetes and Insulin Resistance: The Rotterdam Study. European Journal of Epidemiology,34(9), 853–861. https://doi.org/10.1007/s10654-019-00548-9

WHO. (2019). Classification of Diabetes Mellitus 2019. In Clinics in Laboratory Medicine (Vol. 21, Issue 1). https://doi.org/10.5005/jp/books/12855_84

Downloads

Published

2026-05-30

How to Cite

Aniela Amanda. (2026). Hubungan Antioksidan (Polifenol), Vitamin D, danDukungan Sosial terhadap Kejadian DM padaWanita Usia 40-60 Tahun di Wilayah KerjaPuskesmas BungoroHubungan Antioksidan (Polifenol), Vitamin D, danDukungan Sosial terhadap Kejadian DM padaWanita Usia 40-60 Tahun di Wilayah KerjaPuskesmas Bungoro. Indonesian Journal of Science and Public Health, 3(1), 38-44. https://doi.org/10.62084/ijsph.v3i1.40