Analisis Faktor Rendahnya Keaktifan Lansia Dalam Mengikuti Senam Lansia Di Desa Bilante Kecamatan LarompongKabupaten Luwu

Authors

  • Hasriwandi Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan, Universitas Mega Buana Palopo Author
  • Ma'rufi Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan, Universitas Mega Buana Palopo Author
  • Zamli Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan, Universitas Mega Buana Palopo Author

DOI:

https://doi.org/10.62084/ijsph.v2i2.27

Keywords:

Lansia , Keaktifan, Senam Lansia, Dukungan Keluarga, Pengetahuan

Abstract

Peningkatan jumlah lansia di Indonesia berdampak pada tingginya angka kesakitan sehingga perlu adanya upaya peningkatan kualitas hidup, salah satunya melalui kegiatan senam lansia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keaktifan lansia dalam mengikuti senam lansia di Desa Bilante, Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu. Desain penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 74 responden lansia. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara aksesibilitas dengan keaktifan lansia (p=0,509). Namun, terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dengan keaktifan lansia (p=0,000) serta antara dukungan keluarga dengan keaktifan lansia (p=0,000). Kesimpulannya, dukungan keluarga dan pengetahuan berperan penting terhadap keaktifan lansia mengikuti senam, sedangkan aksesibilitas tidak berpengaruh signifikan. Disarankan adanya peningkatan peran keluarga dan edukasi kesehatan bagi lansia agar derajat kesehatan dan kualitas hidup mereka tetap optimal.

 

Author Biographies

  • Ma'rufi, Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan, Universitas Mega Buana Palopo

    Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan, Universitas Mega Buana Palopo

  • Zamli, Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan, Universitas Mega Buana Palopo

    Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan, Universitas Mega Buana Palopo

References

Agustina, E. (2010). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Praktik Senam Lansia di Panti Sosial Tresna Werda (PSTW) Budi Mulia 01 Cipayung, Jakarta Timur (Skripsi). Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Jakarta.

Anggraeni, A., Sutriyanti, Y., & Warsito, S. (2015). Hubungan peran keluarga terhadap keaktifan mengikuti senam lansia di wilayah kerja Puskesmas Bangun Jaya. Jurnal Media Kesehatan, 8(2), 100–204. Poltekkes Kemenkes Bengkulu.

Azizah, L. M. (2010). Keperawatan Lanjut Usia. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Ekasari, M. F., & Maryam, S. R. S. (2008). Mengenal usia lanjut dan perawatannya. Jakarta: Salemba Medika.

Handayani, D., & Sirait, L. L. (2022). Senam lansia untuk meningkatkan kualitas hidup. Jurnal Peduli Masyarakat, 7(4), 15–18

InfoDatin. (2016). Sustamycin and tetrabid: slow-release tetracyclines. Drug and Therapeutics Bulletin, 10(16), 63–64.

Islawaty, N. (2016). Pengaruh senam lansia terhadap kualitas tidur pada lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Khusnul Khotimah Kelurahan Simpang Tiga Pekanbaru Tahun 2016. Prepotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 1(1), Article 14. https://doi.org/10.31004/prepotif.v1i1.14

Maryam, S., dkk. (2008). Mengenal usia lanjut dan perawatannya. Jakarta: Salemba Medika.

Nurdianningrum, B., & Purwoko, Y. (2016). Pengaruh senam lansia terhadap kualitas tidur pada lansia. Diponegoro Medical Journal, 5(

Novianti, N., & Mariana, D. (2018). Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku lansia dalam mengikuti senam lansia di wilayah kerja Puskesmas Jalan Gedang Kota Bengkulu. Jurnal Keperawatan Silampari

Nurdianningrum, B., & Purwoko, Y. (2016). Pengaruh senam lansia terhadap kualitas tidur pada lansia. Diponegoro Medical Journal, 5(4).

Puskesmas Larompong Kabupaten Luwu. (2019). Jumlah Lansia Yang. Profil Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D (22nd Ed.).Alfabeta, Cv.

Yusuf, A., Indarwati, R., & Jayanto, A. D. (2010). Senam otak meningkatkan fungsi kognitif lansia. Jurnal Ners, 5(1), 79–86.

Wahyuni, S. (2012). Hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup lansia. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.

Downloads

Published

2025-09-08

How to Cite

Hasriwandi, Ma'rufi, & Zamli. (2025). Analisis Faktor Rendahnya Keaktifan Lansia Dalam Mengikuti Senam Lansia Di Desa Bilante Kecamatan LarompongKabupaten Luwu. Indonesian Journal of Science and Public Health, 2(2), 226-237. https://doi.org/10.62084/ijsph.v2i2.27

Similar Articles

21-28 of 28

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>